“Bersama Menapaki Jalan Salib dalam Iman”
- Jum'at, 27 Maret 2026
- Administrator
- 0 komentar





“Lewat peragaan Jalan Salib, kami tidak hanya melihat, tetapi merasakan makna pengorbanan Kristus yang begitu besar. ✝️”
“Setiap adegan menjadi pengingat akan cinta-Nya yang tanpa batas. Jalan Salib yang kami hayati bersama.”
Jalan Salib dalam tradisi Katolik adalah suatu devosi atau doa yang mengenang dan merenungkan perjalanan sengsara Yesus Kristus, mulai dari saat Ia dijatuhi hukuman mati hingga wafat dan dimakamkan. Devosi ini terdiri dari 14 perhentian (stasi), yang masing-masing menggambarkan peristiwa penting dalam penderitaan-Nya di jalan menuju Kalvari.
Melalui Jalan Salib, umat diajak untuk tidak hanya mengingat, tetapi juga menghayati makna kasih dan pengorbanan Kristus yang begitu besar bagi keselamatan manusia. Setiap perhentian menjadi kesempatan untuk refleksi pribadi—tentang dosa, pertobatan, pengampunan, serta kekuatan untuk tetap setia dalam menghadapi penderitaan hidup.
Biasanya, Jalan Salib didoakan secara khusus selama masa Prapaskah, baik secara pribadi maupun bersama-sama di gereja atau lingkungan komunitas. Dalam suasana hening dan penuh doa, umat mengikuti setiap perhentian dengan bacaan Kitab Suci, renungan, dan doa.
Bagi umat Katolik, Jalan Salib bukan sekadar tradisi, melainkan sebuah perjalanan iman yang membantu semakin dekat dengan Kristus, menumbuhkan rasa syukur atas pengorbanan-Nya, serta mendorong untuk hidup dalam kasih, kerendahan hati, dan pengampunan kepada sesama. ✝️
Artikel Terkait
“Sukacita Penuh Berkat: SMA Assisi Menyambut Uskup Bernardo Bahlmann, OFM, dan Para Suster FCJM”
Selasa, 09 Desember 2025
UPACARA HARI PAHLAWAN NASIONAL, 10 NOVEMBER 2025 ( SMP-SMA Swasta Assisi Siantar )
Senin, 10 November 2025